Perancangan Sarana Duduk Pada Hutan Kota Bandung (Studi Kasus Babakan Siliwangi Forest Walk)

Authors

  • Muhammad Syafiqha Alfaatihah Alvaran
  • Maharani Dian Permanasari

Keywords:

Biophilic Design, Sarana Duduk, Beton, Laminasi Bambu, Babakan Siliwangi

Abstract

Biophilia adalah kecenderungan bawaan manusia untuk terhubung dengan alam, sehingga menjadi dorongan mencari dan mengalami kontak serta koneksi terhadapnya. Keterhubungan ini memberikan efek positif memulihkan kesehatan fisik, mental dan sosial. Meningkatkan biophilia dapat dilakukan dengan beraktivitas di ruang terbuka hijau seperti Babakan Siliwangi, salah satu hutan kota terbesar di Bandung. Babakan Siliwangi menawarkan pengunjung beragam potensi aktivitas dengan fasilitas forest walk terpanjang di Asia Tenggara dan area duduk yang disediakan. Namun, sebagai penunjang fasilitas, sarana duduk yang tersedia hanya menggunakan material alam sebatas bahan produk dan belum menerapkan biophilic design. Dengan menerapkan prinsip biophilic design, manfaat biophilia melalui desain sarana duduk baru dapat meningkat. Oleh karena itu, tujuan perancangan ini adalah menghasilkan desain sarana duduk yang menerapkan prinsip biophilic design untuk Babakan Siliwangi Forest Walk. Desain memanfaatkan karakteristik material beton dan laminasi bambu dengan komposisi visual material minimal 45%. Metode double diamond yang digunakan diawali dengan observasi terhadap area duduk dan peluang implementasi biophilia pada desain untuk dikerucutkan menjadi konsep. Selanjutnya, proses ideasi dilakukan dengan konsultasi dengan praktisi desain dengan keahlian dalam masing-masing material, sehingga material dapat diterapkan dengan tepat. Terakhir, ditetapkan satu desain untuk dapat diuji lewat prototyping. Hasil dari perancangan ini menawarkan perspektif baru bagi desain sarana duduk taman kota dengan kombinasi beton sebagai material utama dan laminasi bambu. Kebaruan desain ini mencerminkan keseimbangan antara material olahan dengan material alam sesuai interpretasi dari prinsip biophilic design. Selain itu, desain akhir mempertimbangkan kemudahan perawatan modul bambu, bahkan bila perlu diganti.

References

Kellert, S. R. (2018). Nature in buildings and Health Design. Oxford Textbook of Nature and Public Health, 247–251. doi:10.1093/med/9780198725916.003.0015

Kellert, S., & Calabrese, E. (2015). The practice of biophilic design. London: Terrapin Bright LLC, 3, 21-46.

Kellert, S. R. (2018). Nature by design: The practice of Biophilic Design. Yale University Press.

Kellert, S. R. (2012). Building for life designing and understanding the human-nature connection. Washington DC: Island Press.

Bratman, G. N., Hamilton, J. P., & Daily, G. C. (2012). The impacts of nature experience on human cognitive function and Mental Health. Annals of the New York Academy of Sciences, 1249(1), 118–136. doi:10.1111/j.1749-6632.2011.06400.x

Bratman, G. N., Hamilton, J. P., & Daily, G. C. (2012). The impacts of nature experience on human cognitive function and Mental Health. Annals of the New York Academy of Sciences, 1249(1), 118–136. doi:10.1111/j.1749-6632.2011.06400.x

van den Bosch, M., & Sang, A. ode. (2017). Urban Natural Environments as nature based solutions for Improved Public Health – A systematic review of reviews. Journal of Transport & Health, 5. doi:10.1016/j.jth.2017.05.230

Kondo, M., Fluehr, J., McKeon, T., & Branas, C. (2018). Urban green space and its impact on human health. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(3), 445. doi:10.3390/ijerph15030445

Taylor, L., & Hochuli, D. F. (2017). Defining greenspace: Multiple uses across multiple disciplines. Landscape and Urban Planning, 158, 25–38. doi:10.1016/j.landurbplan.2016.09.024

Bastian, O., Haase, D., & Grunewald, K. (2012). Ecosystem properties, potentials and services – the Epps Conceptual Framework and an urban application example. Ecological Indicators, 21, 7–16. doi:10.1016/j.ecolind.2011.03.014

Suciyani, W. O., & Hinanti, A. N. (2022). Analisis potensi Pengembangan Aset Hutan Kota Berdasarkan Kriteria Ruang Hijau Berkelanjutan (Studi Kasus: Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung). Pondasi, 27(2), 187. doi:10.30659/pondasi.v27i2.23095

Bandi, S. (2016). Menghirup Udara Bersih di Hutan Kota Babakan Siliwangi Kota Bandung. https://www.kompasiana.com/syafrulbandi/56e5536a4f7a61ab0f607723/menghirup-udara-bersih-di-hutan-kota-babakan-siliwangi-bandung?page=all

Browning, W., Ryan, C., & Clancy, J. (2014). Retrieved from https://www.terrapinbrightgreen.com/reports/14-patterns/

Kathiravan, N. S., Manojkumar, R., Jayakumar, P., Kumaraguru, J., & Jayanthi, V. (2021). State of art of review on bamboo reinforced concrete. Materials Today: Proceedings, 45, 1063–1066. doi:10.1016/j.matpr.2020.03.159

Tsunetsugu, Y., Miyazaki, Y., & Sato, H. (2007). Physiological effects in humans induced by the visual stimulation of room interiors with different wood quantities. Journal of Wood Science, 53(1), 11–16. doi:10.1007/s10086-006-0812-5 Tang, S. W., Yao, Y., Andrade, C., & Li, Z. J. (2015). Recent durability studies on concrete structure. Cement and Concrete Research, 78, 143–154. doi:10.1016/j.cemconres.2015.05.021

Mahdavi, M., Clouston, P. L., & Arwade, S. R. (2011). Development of laminated bamboo lumber: Review of processing, performance, and economical considerations. Journal of Materials in Civil Engineering, 23(7), 1036–1042. doi:10.1061/(asce)mt.1943-5533.0000253

Yang, D., Li, H., Xiong, Z., Mimendi, L., Lorenzo, R., Corbi, I., … Hong, C. (2020). Mechanical properties of laminated bamboo under off-axis compression. Composites Part A: Applied Science and Manufacturing, 138, 106042. doi:10.1016/j.compositesa.2020.106042

Lee, A., Jordan, H., & Horsley, J. (2015). Value of urban green spaces in promoting healthy living and wellbeing: Prospects for Planning. Risk Management and Healthcare Policy, 131. doi:10.2147/rmhp.s61654 Panero, J., & Zelnik, M. (2019). Human Dimension & Interior Space: A Source Book of Design Reference Standards. Langara College.

Panero, J., & Zelnik, M. (2019). Human Dimension & Interior Space: A Source Book of Design Reference Standards. Langara College.

Published

01-08-2023

How to Cite

Alvaran, M. S. A., & Maharani Dian Permanasari. (2023). Perancangan Sarana Duduk Pada Hutan Kota Bandung (Studi Kasus Babakan Siliwangi Forest Walk). SERENADE : Seminar on Research and Innovation of Art and Design, 2(1), 389–403. Retrieved from http://serenade.ukdw.ac.id/index.php/serenade/article/view/92