Eksperimen Desain Coffee Bar Cart untuk Meningkatkan Kenyamanan Barista dengan Metode Nordic Body Map dan Rapid Entire Body Assessment

Studi Kasus : Kafe Masa Kopi di Kota Yogyakarta

Authors

  • Fransisko Agung Aprilian
  • Kristian Oentoro
  • Dan Daniel Pandapotan

Keywords:

Coffee Shop, Barista, Produktivitas, Coffee Bar Cart

Abstract

Coffee shop menjadi populer di kalangan remaja Indonesia karena dipengaruhi oleh gaya hidup dan semakin terkenalnya
profesi barista. Pekerjaan barista dalam menghasilkan kopi yang berkualitas akan lebih optimal ketika dilakukan dengan
posisi kerja yang nyaman di dalam kafe, salah satunya Masa Kopi di Kota Yogyakarta. Berdasarkan studi kasus di kafe Masa
Kopi, terdapat beberapa masalah pada coffee bar yang terkait dengan ketidaknyamanan pada beberapa bagian tubuh, serta
masih ditemui peralatan untuk membuat kopi yang belum tertata dengan baik. Oleh karena itu, penelitian dan
pengembangan desain coffee bar cart bertujuan untuk meningkatkan dan mengevaluasi kenyamanan ketika barista meracik
kopi, khususnya di kafe Masa Kopi sebagai studi kasus. Setelah melakukan pengembangan desain dan eksperimen secara
kuantitatif dengan menggunakan metode Nordic Body Map (NBM) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA), maka
terdapat dua desain coffee bar cart yang telah dibandingkan. Hasil penelitian dan pengembangan desain menunjukan
penurunan aktivitas gerak barista yang menyebabkan turunnya waktu pembuatan satu cangkir kopi dari semula 6 menit 14
detik menjadi 3 menit 36 detik. Penurunan aktivitas disebabkan oleh desain coffee bar cart yang lebih kompak sehingga
mempermudah jangkauan tangan barista dalam aktivitas meracik kopi, mulai dari mengambil bahan-bahan pembuatan
kopi, meracik kopi, mengambil es batu, hingga membuang sampah. Eksperimen desain coffee bar cart dengan Nordic Body
Map (NBM) menunjukan penurunan titik bagian tubuh barista yang tidak nyaman, dari semula 14 titik menjadi 9 titik.
Selain itu, eksperimen desain dengan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) menunjukan penurunan angka yang
secara signifikan menurunkan tingkat resiko tinggi menjadi rendah dalam keseluruhan aktivitas barista meracik kopi.
Dengan demikian, peningkatan kenyamanan pada desain coffee bar cart akan berpengaruh pada kecepatan waktu barista
dalam meracik satu cangkir kopi.

References

Arini, A., & Mulyono. (2013). Analisis Human Reliability pada Operator Bagian Maintenance Mesin 2 dengan Metode Human Error Assessment and Reduction Technique di PT.Pjb Up Paiton. unair.

Azzahra, F., Azizah, H., Aruan, L. S., Nita, & Suhud, U. (2020). Revisit Intention Pelanggan Coffee Shop Lokal: Bagaimana Peran Lifestyle dan Service Quality? Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Keuangan, 226-244.

Fakhrunisa, S. A. (2019). Strategi Komunikasi Pemasaran 372 Kopi di Bandung Studi Deskriptif Kualitatif Komunikasi Pemasaran 372 Kopi di Bandung.

Madani, D. A., & Dababneh, A. (2016). Rapid Entire Body Assessment: A Literature Review. American Journal of Engineering and Applied Sciences, 10-118.

Panero, J. (1979). Dimensi Manusia & Ruang Interior. Jakarta: Erlangga.

Park, J.-H., & Jang, D.-i. (2021). The Role of Tumor Necrosis Factor Alpha (TNF-α) in Autoimmune Disease and Current TNF-α Inhibitors in Therapeutics. Molecular Sciences, Volume 22.

Septyadi, E. (2018). Analisa Postur Kerja yang Terjadi pada Aktivitas dalam Proses Penjahitan di Konveksi Pakaian dengan Metode RULA (Studi Kasus UKM Safira Collection, Yogyakarta). dspace.

Widihandono, I. (2020). Evaluasi Aspek Ergonomis Terhadap kepuasan karyawan di Restoran Lawless. Master of Industrial Engineering, 26.

Published

01-08-2023

How to Cite

Aprilian, F. A. ., Oentoro, K. ., & Pandapotan, D. D. . (2023). Eksperimen Desain Coffee Bar Cart untuk Meningkatkan Kenyamanan Barista dengan Metode Nordic Body Map dan Rapid Entire Body Assessment: Studi Kasus : Kafe Masa Kopi di Kota Yogyakarta. SERENADE : Seminar on Research and Innovation of Art and Design, 2(1), 177–186. Retrieved from http://serenade.ukdw.ac.id/index.php/serenade/article/view/66