Perancangan Puzzle dari Bahan MDF untuk Anak Berusia 7-10 Tahun

Authors

  • Abraham Aaron Kristalpu Sampe Universitas Kristen Duta Wacana
  • Winta Tridhatu Satwikasanti Universitas Kristen Duta Wacana

Keywords:

Limbah MDF, Sistem sambungan, Puzzle tiga dimensi, Rumah Tongkonan, Anak berusia 7-10 tahun

Abstract

Papan Medium Density Fiberboard (MDF) merupakan salah satu produk material yang terbuat dari campuran serbuk kayu dan lem perekat serta memiliki permukaan yang halus. Salah satu strategi untuk menambah nilai guna dari limbah MDF adalah membuat alternatif baru dari bahan produk puzzle. Penulis berusaha memberikan beberapa alternatif puzzle rumah Tongkonan berbentuk tiga dimensi untuk anak berusia 7-10 tahun dengan menerapkan sistem sambungan ekor burung dan fingerjoint pada material MDF. Tugas akhir ini memiliki tujuan agar dapat mendesain produk mainan puzzle rumah Tongkonan berbentuk tiga dimensi untuk anak berusia 7-10 tahun yang terbuat dari limbah MDF dengan menerapkan sistem sambungan ekor burung dan fingerjoint. Untuk menghasilkan beberapa alternatif produk puzzle rumah Tongkonan, penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode perancangan SCAMPER. Pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, wawancara, dan eksperimen. Berdasarkan hasil dari analisis data yang dilakukan, maka dari hasil wawancara ditemukan sebuah permasalahan bahwa limbah MDF selama ini hanya dijadikan sebagai bahan kayu bakar dan belum dijadikan sebagai material pembuatan produk lain. Selain itu, dari hasil eksperimen dipilihlah dua dari tiga jenis sambungan pada limbah MDF yang sesuai untuk diterapkan pada mainan puzzle untuk anak berusia 7-10 tahun, antara lain sistem finger joint dan sistem sambungan ekor burung. Dengan demikian, maka dibuatlah puzzle rumah Tongkonan berbentuk tiga dimensi menggunakan material MDF dengan penerapan sistem sambungan ekor burung dan fingerjoint. Puzzle rumah Tongkonan memiliki tampilan yang sesuai dengan rumah Tongkonan pada umumnya. Setelah dilakukan uji coba pada anak berusia 7-10 tahun sebagai calon pengguna, maka produk berhasil menjawab permasalahan pada limbah MDF, sehingga dapat didistribusikan ke sekolah untuk dijadikan sebagai media pembelajaran bagi anak kelas dua hingga kelas empat sekolah dasar.

References

Aidilla, T. (2023, Maret 28). Kerajinan Limbah Kayu Untuk Dekorasi Interior. Republika.co.id. https://visual.republika.co.id/berita/rs83o0491/kerajinan-limbah-kayu untuk-dekorasi-interior.

Arnani, M. & Dewi, B. K. (2022, Agustus 12). Apa Saja Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak? Kompas.com. https://www.kompas.com/sains/read/2022/08/12/160300023/apa-saja-manfaat-bermain-puzzle-untuk-anak-?page=all.

Dhana, M. M. A. dkk. (2023). Kajian Arsitektur Bioklimatik Rumah Tongkonan. Jurnal Vastukara, 3 (2), 299-308. https://doi.org/10.59997/vastukara.v3i2.2897.

Downloads

Published

31-08-2025

How to Cite

Abraham Aaron Kristalpu Sampe, & Winta Tridhatu Satwikasanti. (2025). Perancangan Puzzle dari Bahan MDF untuk Anak Berusia 7-10 Tahun. SERENADE : Seminar on Research and Innovation of Art and Design, 3(1). Retrieved from https://serenade.ukdw.ac.id/index.php/serenade/article/view/223