Reinterpretasi Budaya Tari Sekapur Sirih dan Esensinya dalam Desain Aksesori
Keywords:
Reinterpretasi budaya, Tari Sekapur Sirih, Desain aksesoris, SCAMPER, ATUMICSAbstract
Reinterpretasi adalah sebuah perbuatan penafsiran ulang akan suatu hal. Perbuatan ini dapat diterapkan dalam sebuah budaya tari yaitu, Sekapur Sirih. Sebuah tarian tradisional yang berasal dari salah satu provinsi di Sumatra yaitu Jambi, yang menjadi salah satu pilihan untuk menyambut tamu - tamu yang terhormat. Berkostum dan beraksesori megah, tari ini menerapkan esensi bersolek atau berhias sebelum bertemu tamu kehormatan dalam gerak tari yang ditampilkannya. Dalam berhias, kaum muda zaman sekarang sering kali menghindari benda yang berisikan budayanya karena rasa malu akan terlihat kuno dan kurangnya representasi budaya Jambi dalam praktik berhias menjadi permasalahan yang didapat. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk menciptakan tiga set sarana berhias atau perhiasan yang menyentuh bagian tubuh berupa anting, gelang, dan lainnya dengan menerapkan budaya dari Jambi yang tidak hanya mengambil esensi berhias pada tari Sekapur Sirih, namun juga menggunakan kain kostum penari dan disatukan dengan legenda lokal untuk menggambarkan kekhasannya. Pengembangan menggunakan metode SCAMPER untuk memodifikasi kegunaan, desain, dan material yang dilakukan pada produk pada kostum penari, dilengkapi dengan metode ATUMICS untuk menyatukan budaya tradisional dan modern. Setelah berkunjung ke pengrajin lokal, dapat dilihat interaksi pengguna pada produk serupa dan konteks penggunaannya lalu, dilakukan brainstorming melalui metode yang dipilih untuk penerapan budaya dan material yang akan digunakan setelah itu, menghasilkan sketsa dan menentukan probabilitas teknik yang akan digunakan untuk mengolah. Dari tahapan studi, dihasilkan sebuah ide desain dan pemilihan material serta teknik yang akan diterapkan yang kemudian diterapkan pada model produk.
References
Boonpracha, J. (2023). SCAMPER for creativity of students' creative idea creation in product design. http://sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1871187123000524
Hasil pencarian - KBBI VI daring. (n.d.). https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/reinterpretasi
Husna, A., Syofia, N., & Hardi, H. (2021). TARI SEKAPUR SIRIH SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA MASYARAKAT KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI. Husna | Garak Jo Garik : Jurnal Pengkajian Dan Penciptaan Seni. https://doi.org/10.26887/gjg.v1i1.2163
Krisnawati, M. (2012). Pembuatan aksesoris dari bahan flanel sebagai salah satu peluang usaha [Making accessories from flannel as a business opportunity]. Seminar Nasional 2012 “Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menghadapi UKG", Jurusan PTBB FT UNY, 15 Desember 2012.
Martono, J., & Puspita, E. A. (2022). KAJIAN MATERIAL DRIVEN DESIGN DALAM DESAIN AKSESORIS FASHION BERBASIS EKSPLORASI MATERIAL SWAKRIYA. Serat Rupa Journal of Design, 6(2), 156–177. https://doi.org/10.28932/srjd.v6i2.4770
Nugraha, A. (2018). Transforming Tradition in Indonesia. In S. Walker, M. Evans, T. Cassidy, & J. Jung, T., Twigger Holroyd, A. (Eds) Design Roots: Culturally Significant Designs, Products, and Practices, London, Bloomsbury Publication, pp. 147-161
Wati, A. K., Astuti, B., & Daruni. (2024). Bentuk Penyajian Tari Sekapur Sirih Di Sanggar Sekintang Dayo Jambi. IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan, 18(1), 255-263
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SERENADE : Seminar on Research and Innovation of Art and Design

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.